There’s never a NO :)
(Source: abumuhammad91)
Muslimah, sanguinis-plegmatis, pembelajar, pecinta warna putih, pembaca buku, penikmat kopi, penulis kecil, dan penghamba Alloh Ta'ala yang teramat jauh dari sempurna.
Kamu tau kan kalau menyontek itu tidak boleh? Coba berpikir ke depan, nak. Kamu cari ilmu aja udah pake cara yang nggak berkah. Lantas gimana nasib keluarga kamu, yang kelak kamu beri makan pakai ilmumu ini? Berkah nggak?
Bintang tidak akan terlihat bersinar jika tanpa gelapnya malam. Kekuatan terkadang baru akan muncul ketika seseorang mengalami keterpurukan.
Pengajar dan pembelajar itu bersekutu dalam mendapatkan kebaikan. Sedangkan manusia selain golongan itu semuanya hanyalah kosong tanpa kebaikan sama sekali.
Abu Darda’
Ini nge-boost up semangat belajar banget :)
Untukmu yang sering mengeluhkan hal kecil dalam hidup, sadarilah bahwa mungkin kita sedang menjalani kehidupan yang diimpikan oleh orang lain di tempat yang berbeda.
(Source: fridyanrs)
- Saya nggak mau kerudungan! kerudungan itu kuno | “Lha, itu zaman flinstones, lebih kuno lagi, nggak pake kerudung”
- Tapi kan itu kan hal kecil, kenapa kerudungan harus dipermasalahin?! | “Yang besar-besar itu semua awalnya kecil yg diremehkan”
- Yang penting kan hatinya baik, bukan lihat dari kerudungnya, fisiknya! | “trus ngapain salonan tiap minggu? make-upan? itu kan fisik?”
- Kerudungan belum tentu baik | “betul, yang kerudungan aja belum tentu baik, apalagi yang…(isi sendiri)”
- Saya kemarin liat ada yg kerudungan nyuri! | “so what? yg nggak kerudungan juga banyak yang nyuri, gak korelasi kali”
- Artinya lebih baik kerudungin hati dulu, buat hati baik! | “yup, ciri hati yg baik adl kerudungin kepala dan tutup aurat”
- Kalo kerudungan masih maksiat gimana? dosa kan? | “kalo nggak kerudungan dan maksiat dosanya malah 2”
- Kerudungan itu buat aku nggak bebas! | “oh, berarti lipstick, sanggul, dan ke salon itu membebaskan ya?”
- Aku nggak mau dibilang fanatik dan ekstrimis! | “nah, sekarang kau sudah fanatik pada sekuler dan ekstrim dalam membantah Allah”
- Kalo aku pake kerudung, nggak ada yang mau sama aku!? | “banyak yang kerudungan dan mereka nikah kok”
- Kalo calon suamiku gak suka gimana? | “berarti dia tak layak, bila didepanmu dia tak taat Allah, siapa menjamin dibelakangmu dia jujur?”
- Susah cari kerja kalo pake kerudung! | “lalu membantah perintah Allah demi kerja? emang yang kasi rizki siapa sih? bos atau Allah?”
- Kenapa sih agama cuma diliat dari kerudung dan jilbab? | “sama aja kayak sekulerisme melihat wanita hanya dari paras dan lekuk tubuh”
- Aku nggak mau diperbudak pakaian arab! | “ini simbol ketaatan pada Allah, justru orang arab dulu gak pake kerudung dan jilbab”
- Kerudung jilbab cuma akal2an lelaki menindas wanita | “perasaan yg adain miss universe laki2 deh, yg larang jilbab di prancis jg laki2”
- Aku nggak mau dikendalikan orang ttg apa yg harus aku pake! | “sayangnya sudah begitu, tv, majalah, sinetron, kendalikan fashionmu”
- Kerudung kan bikin panas, pusing, ketombean | “jutaan orang pake kerudung, nggak ada keluhan begitu, mitos aja”
- Apa nanti kata orang kalo aku pake jilbab?! | “katanya tadi jadi diri sendiri, nggak peduli kata orang laen…”
- Kerudng dan jilbab kan nggak gaul?! | “lha mbak ini mau gaul atau mau menaati Allah?”
- Aku belum pengalaman pake jilbab! | “pake jilbab itu kayak nikah, pengalaman tidak diperlukan, keyakinan akan nyusul”
- Aku belum siap pake kerudung | “kematian juga nggak akan tanya kamu siap atau belum dear”
- Mamaku bilang jangan terlalu fanatik! | “bilang ke mama dengan lembut, bahwa cintamu padanya dengan menaati Allah penciptanya”
- Aku kan gak bebas kemana-mana, gak bisa nongkrong, clubbing, gosip, kan malu sama baju! | “bukankah itu perubahan baik?”
- Itu kan nggak wajib dalam Islam!? | “kalo nggak wajib, ngapain Rasul perintahin semua wanita Muslim nutup aurat?”
- Kasih aku waktu supaya aku yakin kerudungan dulu | “yakin itu akan diberikan Allah kalo kita sudah mau mendekat, yakin deh”
(Source: plus.google.com)
#CANTIK itu bukan yang auratnya keliatan, tapi yang auranya keliatan.
1. Jangan tunggu bahagia baru tersenyum,
tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia
2. Jangan tunggu kaya baru beramal,
tapi beramal-lah, maka kamu akan semakin kaya
3. Jangan tunggu termotivasi baru bergerak,
tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi
4. Jangan menunggu dipedulikan baru peduli,
tapi pedulilah dengan orang lain,maka kamu akan dipedulikan
5. Jangan menunggu orang memahami kamu, baru kamu memahami dia.
tapi pahamilah orang itu, maka orang itu akan paham dengan kamu
6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis,
tapi menulislah, baru inspirasi akan hadir dalam tulisanmu
7. Jangan menunggu prospek, baru bekerja.
namun bekerjalah, maka prospek akan menunggu
8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai,
tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai
9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang,
tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah, bukan sekedar uang yang datang, tapi rezeki yang lainnya juga yang akan datang
10. Jangan menunggu ada contoh baru bergerak mengikuti,
tapi bergeraklah, maka kamu akan jadi contoh yang diikuti.
11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur,
tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu
12. Jangan menunggu bisa baru melakukan,
tapi lakukanlah, KAMU PASTI BISA.
……………………………………………………………………………………………
semoga bermanfaat, dan bisa jd bahan renungan.. ^^
-Resti Hardiyanti-
(Source: bellafarizahanifa)